Dunia Perpustakaan | Ikatan Pustakawan Indonesia
(IPI) Provinsi Lampung melalui Program IPI Peduli, selain memberikan
pelatihan pengelolaan perpustakaan di 15 kabupaten/kota, IPI juga
memberikan sumbangan buku ke perpustakaan-perpustakaan yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, IPI sudah banyak memberikan sumbangan buku baik ke
perpustakaan sekolah, perpustakaan kampung, perpustakaan pondok
pesantren, taman baca, dan kali ini kami menyumbangkan buku ke
perpustakaan ke masjid tertua di Lampung, Masjid Jami Al-Anwar,” ujar
Ketua Pengurus Daerah (PD) IPI Provinsi Lampung, Eni Amaliah, didampingi
beberapa pengurus IPI Provinsi dan Komunitas Dakwah Cinta Buku Fakutas
Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Raden Intan Lampung di Perpustakaan
Masjid Jami Al-Anwar, Telukbetung Selatan, akhir pekan kemarin.
Ia menjelaskan IPI tidak bekerja sendiri untuk memberikan sumbangan buku tersebut. Namun, mendapat bantuan buku dari beberapa penerbit nasional, para donatur, dan pemerhati perpustakaan. Kemudian, buku-buku tersebut dikumpukan dan disumbangkan ke perpustakaan-perpustakaan yang membutuhkan.
Pengurus Perpustakaan Masjid Jami Al-Anwar, Asikin Nawawi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus IPI Lampung atas kepeduliannya untuk memajukan dan mengembangkan perpustakaan, khususnya yang ada di Lampung.
Dia berharap dengan bertambahnya koleksi buku di perpustakaan masjid tertua di Lampung yang dibangun sejak tahun 1888 ini semakin menambah koleksi perpustakaan masjid dan dimanfaatkan secara baik oleh para jemaah.
Eni menambahkan komitmen untuk menjadikan perpustakaan sebagai sarana mencerdaskan umat dirasakan penting dewasa ini. Komitmen tersebut harus diwujudkan dengan keberpihakan pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan kepada pengembangan dan pemberdayaan perpustakaan.
Dikutip dari lampost.co, [29/05/16]. Begitu pula dengan perpustakaan masjid memiliki potensi yang sangat besar bagi upaya mencerdaskan umat. “Umat yang cerdas adalah mereka yang sadar informasi dan mampu mengelola informasi dengan baik,” kata dia.
Menurut Eni, umat Islam harus dibangun kesadarannya untuk menemukan informasi dari sumbernya yang autentik. Di samping itu, mereka juga harus dibekali dengan kemampuan untuk memahami informasi-informasi penting secara komprehensif dan multiperspektif.
Semua hal tersebut akan terwujud ketika perpustakaan yang berbasiskan masyarakat, seperti perpustakaan masjid, dapat berfungsi dengan baik guna mewujudkan komunitas belajar.
Ia menjelaskan IPI tidak bekerja sendiri untuk memberikan sumbangan buku tersebut. Namun, mendapat bantuan buku dari beberapa penerbit nasional, para donatur, dan pemerhati perpustakaan. Kemudian, buku-buku tersebut dikumpukan dan disumbangkan ke perpustakaan-perpustakaan yang membutuhkan.
Pengurus Perpustakaan Masjid Jami Al-Anwar, Asikin Nawawi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus IPI Lampung atas kepeduliannya untuk memajukan dan mengembangkan perpustakaan, khususnya yang ada di Lampung.
Dia berharap dengan bertambahnya koleksi buku di perpustakaan masjid tertua di Lampung yang dibangun sejak tahun 1888 ini semakin menambah koleksi perpustakaan masjid dan dimanfaatkan secara baik oleh para jemaah.
Eni menambahkan komitmen untuk menjadikan perpustakaan sebagai sarana mencerdaskan umat dirasakan penting dewasa ini. Komitmen tersebut harus diwujudkan dengan keberpihakan pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan kepada pengembangan dan pemberdayaan perpustakaan.
Dikutip dari lampost.co, [29/05/16]. Begitu pula dengan perpustakaan masjid memiliki potensi yang sangat besar bagi upaya mencerdaskan umat. “Umat yang cerdas adalah mereka yang sadar informasi dan mampu mengelola informasi dengan baik,” kata dia.
Menurut Eni, umat Islam harus dibangun kesadarannya untuk menemukan informasi dari sumbernya yang autentik. Di samping itu, mereka juga harus dibekali dengan kemampuan untuk memahami informasi-informasi penting secara komprehensif dan multiperspektif.
Semua hal tersebut akan terwujud ketika perpustakaan yang berbasiskan masyarakat, seperti perpustakaan masjid, dapat berfungsi dengan baik guna mewujudkan komunitas belajar.
0 komentar:
Posting Komentar