Rabu, 03 Januari 2018

Filled Under:

Waspada! Kenali 4 Fase Penularan Penyakit Difteri hingga Renggut Nyawa












Difteri JawaPos.com - Pasien yang terpapar kuman difteri bisa saja meninggal dunia jika terlambat ditangani. Karena itu ada pasien yang bisa tertolong tetapi ada juga yang tak selamat.
Sampai saat ini Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso masih didatangi pasien suspek difteri. Bahkan sejumlah kamar ikut penuh saking banyaknya pasien yang responsif dan banyak pula yang negatif.
"Saya mendengar di RSPI Sulianti Saroso kan punya puluhan ruang isolasi itu sudah penuh. Sebagian ada di ruang bangsal, sebagian besar difteri namun ada juga yang negatif," kata Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr. dr. Hindra Irawan Satari, SpA(K) dalam Forum Ngobras di Jakarta, Selasa (19/12).
Menurut Hindra, penyebab pasien meninggal atau bisa diselamatkan karena difteri ada banyak faktor. Salah satunya karena adanya keseimbangan daya tahan tubuh dan lingkungan.
"Kalau gizi buruk tentu sulit sembuh, lalu ada riwayat imunisasi enggak, pernah atau jarang. Bisa berakibat fatal jika tak diimunisasi sejak dulu," kata Hindra.
Senada dengan Hindra, Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak FK Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Sri Rezeki, Sp.A(K) mengungkapkan fase-fase penderita penyakit difteri. Jika terlambat ditangani, maka bisa lebih parah hingga tak selamat.
"Difteri itu kalau di bawah 72 jam bisa diobati, kalau lebih dari 72 jam maka selaput kotor atau membran di tenggorokan itu makin meluas," papar Sri.
Fase Pertama
Minggu pertama, penyakit ini akan memengaruhi jalan napas. Pasien sudah mulai sulit bernapas. Pasien mengalami demam, pembentukan selaput dimulai dalam 2-3 hari. "Jika segera diobati, daya tahan fisik kuat, dan gizi cukup maka bisa selamat," kata Hindra dan Sri.
Fase Kedua
Akhir pekan pertama baru dibawa ke dokter, maka sudah akan mengalami masalah jantung. Racun yang dibawa kuman dialirkan melalui darah, menyebar ke jantung, dan otot lemah. "Baru diobati setelah hari ketujuh kemungkinan tak tertolong lebih tinggi," jelasnya.

 https://www.jawapos.com/read/2017/12/20/176209/waspada-kenali-4-fase-penularan-penyakit-difteri-hingga-renggut-nyawa

5 komentar:

  1. wah kalau sudah ketahuan ciri-cirinya, harus langsung segera periksa ke dokter ya.

    BalasHapus
  2. Nah info bagus kak. bisa ditambahkan mengenai vaksin difteri pada dewasa

    BalasHapus
  3. Bagus infonya 😆😄
    Jika sudah diketahui fase penyebabnya jadi bisa segera ditangani lebih awal.

    BalasHapus
  4. Thanks info nya 😊😊

    BalasHapus